ADITCJ

Copas-an Dari Forum-Forum

Khasiat Cuka Apel Sudah Ditemukan Semenjak Zaman Romawi

Cuka apel menjadi semacam obat yang mudah dan berasal dari negeri barat. Yang dapat diterapkan dalam hidup kita dan mendapatkan manfaatnya. Jika anda sedang mencari semacam asuransi kesehatan, selain vitamin dan mineral coba berberapa hal yang baru yang dapat meningkatkan vitalitas anda. Sebaiknya konsumsi cuka apel tidak hanya cuka apel saja, tetapi tetap disertai dengan vitamin, mineral dan pola hidup yang sehat seperti olah raga yang teratur, kurangi makanan yang mengadung lemak dan garam.

Khasiat cuka apel ini sudah terkuak ribuan tahun yang lalu. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Hippocrates diakui menjadi orang yang pertama kali menemukan khasiat cuka apel  di tahun 400 SM sebagai antibiotik dan antiseptik alami. Sebelumnya, cuka apel dikenal sebagai bahan pembersih yang sangat digdaya. Orang-orang Babilonia dulu menggunakan cuka apel sebagai pengawet makanan, namun Julius Caesar yang Agung memanfaatkan khasiat cuka apel untuk obat kuat para tentaranya saat berperang.

Cara pembuatan cuka apel sangatlah sederhana. Bahan mentahnya berupa apel segar yang dilumatkan dan kemudian dibiarkan berfermentasi di dalam drum kayu. Cuka apel yang alami akan berbentuk cairan yang agak kental, berwarna kecoklatan dan bila dilihat di bawah sinar akan tampak serat kecil-kecil yang disebut “ibu”. Semakin tua umur cuka tersebut, endapan “ibu” akan semakin tampak di dasar botol. Bila anda cium atau cicipi cuka apel ini rasa dan baunya akan terasa sangat menyengat, itu tandanya cuka tersebut alami. Cuka apel tak perlu disimpan di lemari es.

Sayang sekali saat ini cuka apel yang banyak dijual sudah tidak alami. Kebanyakan cuka apel tersebut telah mengalami proses destilasi dan tampak jernih. Itu sebenarnya akibat salah kaprah yang menganggap bahwa produk yang jernih adalah yang terbaik, padahal itu berakibat hilangnya daya khasiat cuka apel tersebut. Saat didestilasi, cuka apel akan mengalami pemanasan dan itu mengakibatkan hilangnya enzim dan mineral-mineral penting lainnya. Jadi, bila anda ingin membeli cuka apel yang berkhasiat, janganlah membeli cuka apel yang bening dan jernih, tapi belilah yang berwarna kecoklatan dan masih mengandung “ibu”.

Apa saja sebenarnya yang terkandung di dalam cuka apel? Ada pepatah Barat yang mengatakan “sebutir apel sehari menjauhkanmu dari dokter”. Pepatah tersebut benar adanya. Apel termasuk buah-buahan paling bergizi yang ada di dunia ini. Sebutir apel mengandung berbagai unsur yang diperlukan oleh tubuh, seperti Kalium, Fosfor, Natrium, Sulfur, Calcium, Magnesium, Besi, Silicon, dan masih banyak lagi unsur lainnya. Karena pembuatannya yang alami, semua unsur tersebut tetap terkandung di dalam cuka apel.

Khasiat terbesar dari cuka apel adalah kemampuannya mendetoksifikasi berbagai organ tubuh melalui aliran darah. Dia menghancurkan lemak dan endapan-endapan lain yang terdapat di dalam darah, sehingga melancarkan aliran darah di dalam tubuh. Kalium yang terkandung di dalamnya adalah unsur paling utama yang memberi khasiat pada cuka apel. Lancarnya aliran darah akan menjaga jantung anda tetap sehat dan tentunya mencegah anda menderita serangan jantung.

Karena khasiatnya yang melancarkan peredaran darah, maka cuka apel baik digunakan untuk mengatasi keluhan arthritis, tekanan darah tinggi, kelelahan, sakit pada menstruasi, bahkan untuk mengurangi obesitas. Cobalah anda buat minuman cuka apel dengan mencampurkan dua sendok teh cuka apel dengan dua sendok teh madu ditambah segelas air dan diaduk rata. Biasakanlah minum campuran tersebut dua sampai tiga kali sehari, maka anda akan terkejut mendapati khasiatnya. Jadikanlah cuka apel sebagai pahlawan tanpa tanda jasa bagi kesehatan anda sekeluarga. Selamat mencoba!

27 July 2010 - Posted by | Kesehatan

Sorry, the comment form is closed at this time.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: