ADITCJ

Copas-an Dari Forum-Forum

Bukti Bahwa Kejasaan Dibeli Oleh Swasta

pengobatanGratisDLM

Ini sebagai bukti bahwa institusi pemerintah seperti kejaksaan di Indonesia dapat dibeli dengan uang. Kejaksaan yang telah terbeli dengan uang dapat menjebloskan orang yang tadinya tidak bersalah seperti Ibu Prita kedalam penjara. Pembelian institusi pemerintah oleh perusahaan swasta seperti ini yang membuat negara Indonesia makin bobrok. Mereka seperti tikus yang menghancurkan persaingan sehat. Dan membungkam semua yang berpendapat lain.

Sungguh sangat menjijikan kalau melihat pembelaan dari Pihak Rumah Sakit Omni(fora) di media televisi. Semoga DPR menutup rumah sakit ini dan membersiskan institusi kejaksaan yang sudah kotor sekali. Semoga saya tidak dipenjara karena menggungkapkan pendapat saya ini. Blogger rules…..

Pemeriksaan medis gratis dari RS Omni International untuk jaksa di Kejaksaan Negeri Tangerang diduga membuat jaksa kasus Prita Mulyasari mengalami konflik kepentingan. Berikut foto dan isi pengumuman pemeriksaan medis gratis itu.

Rabu (10/6/2009) pagi ini detikcom menerima email dari pembaca berupa foto yang menunjukkan pengumuman pemeriksaan medis gratis dari RS Omni International.

Pengumuman itu ditulis dalam huruf kapital semua. Bunyinya sebagai berikut.

‘DIBERITAHUKAN KEPADA SELURUH PEGAWAI KEJARI TANGERANG UNTUK MENGIKUTI MEDICAL CHECK UP DAN PAPSMEAR GRATIS!!!!!!!!!! DARI PETUGAS OMNI INTERNASIONAL HOSPITAL.

HARI : SENIN, 18 MEI 2009
PUKUL : 08.00 Wib s/d selesai
TEMPAT: AULA KEJAKSAAN NEGERI TANGERANG

DEMIKIAN UNTUK MENJADI CATATAN

AN KEPALA KEJAKSAAN NEGERI TANGERANG

Berkaitan dengan periksa medis gratis ini, pada Senin 8 Juni kemarin, Kapuspenkum Kejagung Jasman Pandjaitan mengakui bahwa jasa pemeriksaan gratis dari RS Omni yang berupa bakti sosial.

“Kalau bakti sosial kan tidak harus ke Kejaksaan saja. Mungkin mereka memberikan itu karena melihat gaji jaksa yang kecil,” jelasnya.

Sedang RS Omni International Alam Sutra, Tangerang, melalui kuasa hukumnya Risma Situmorang pada Selasa 9 Juni kemarin membantah ada pemeriksaan gratis bagi Kejari Tangerang. Yang ada hanyalah fasilitas bagi PNS yang memiliki Asuransi Kesehatan (Askes).

“Wah itu tuduhan, itu fitnah. Begini lho, itu kan ada ditempel check-up bagi pegawai negeri sipil yang punya Askes,” kata Risma.

Sedangkan Jaksa Agung Hendarman Supandji kemarin mengatakan fasilitas periksa medis gratis itu baru sebatas dugaan.

“Saya belum tahu. Karena itu kan masih dugaan dan harus dibuktikan dengan keterangan saksi, baru bisa diambil kesimpulan,” kata Hendarman.

12 June 2009 - Posted by | Spiritual

Sorry, the comment form is closed at this time.

%d bloggers like this: