ADITCJ

Copas-an Dari Forum-Forum

Kakek Tua (112 tahun) Menikahi Gadis Sexy (17 tahun)

Pernah nonton film porno yang bertema lelaki tua dan berpasangan dengan gadis muda yang sexy . Ini terjadi di dalam dunia yang nyata.

Ratusan orang menghadiri perayaan pernikahan Ahmed Muhamed Dore dan Safia Abdulleh. Bukan acara resepsi pernikahannya yang membuat acara ini terasa istimewa, tapi kedua mempelainyalah yang menjadikan pesta itu begitu ‘bermakna’.

Lihat saja. Si mempelai pria, Ahmed Muhamed Dore berusia 112 tahun, sedangkan mempelai wanita baru berumur 17 tahun. Umur keduanya terpaut 95 tahun.

Artinya, ketika Safia baru terlahir ke dunia, Ahmed sejatinya telah menjadi kakek-kakek dengan usia 95 tahun. Kalau diibaratkan, jarak umur keduanya bagaikan bumi dan langit.

Dan itulah cinta. Cinta tak memandang perbedaan usia dan latar belakang. Ahmed memang tidak lagi perjaka ketika menikahi Safia. Dia bahkan telah mempunyai 13 anak dari istri kelimanya.
Ahmed pun berjanji kepada Safia, dengan mengatakan berharap mendapat lebih banyak lagi anak dari istri barunya itu. ”Hari ini, Tuhan menolongku dengan mewujudkan mimpiku,” kata Ahmed, seusai walimahan di Galguduud, daerah di pusat negara Somalia, Kamis (29/10).

Tak hanya Ahmed yang bergembira dengan pernikahan itu. Keluarga mempelai wanita pun demikian. ”Dia senang dengan suami barunya,” kata salah satu anggota keluarga Safia.

Ahmed mengatakan, dia dan istrinya –yang memang sangat muda– berasal dari desa yang sama di Somalia. Dia telah menanti sang istri barunya itu tumbuh menjadi wanita dewasa, untuk kemudian dilamar.

”Saya tidak memaksanya, tapi memanfaatkan pengalaman saya guna meyakinkannya bahwa saya mencintainya. Dan kami pun bersepakat untuk menikah,” kata Ahmed.

Wartawan BBC di Mogadishu, Mohammed Olad Hassan, mengatakan, pernikahan di Kota Guriceel, digambarkan sejarawan Somalia sebagai peristiwa kali pertama di negara Tanduk Afrika itu selama kurang lebih 100 tahun.

Tanggapan atas pernikahan itu pun beragam. Sejumlah orang mengatakan, walau pernikahan itu sesuai dengan aturan agama, mereka mempermasalahkan perbedaan usia itu.

Namun, sebagian lainnya menyatakan tak ada masalah dengan usia yang terpaut jauh untuk saling mencintai. Ahmed kepada BBC mengungkapkan, dia lahir di Dhusamareeb, pusat Somalia, pada 1897.

Dia memiliki akte kelahiran tradisional yang ditulis di kulit onta oleh bapaknya. Ahmed mempunyai cerita menarik. Pada 1941 dia bergabung dengan pasukan kolonial Inggris sebagai serdadu selama 10 tahun.

Kemudian mengabdikan diri sebagai polisi setelah Somali memerdekakan diri pada 1960. Bila ditotal, anak dan cucu serta cicit Ahmed berjumlah 114 orang. Anak tertuanya berusia 80 tahun dan tiga istrinya telah meninggal.

Dia berharap istri terbarunya memberikan anak-anak. ”Sungguh suatu karunia mempunyai anak dari yang yang kita kasihi agar dapat menjaga kita,” ujar Ahmed.

Yang jadi pertanyaan tuh kakek minum obat kuatnya apa yaa?

11 November 2009 - Posted by | Kesehatan

Sorry, the comment form is closed at this time.

%d bloggers like this: